Ketua KONI Trenggalek Pilih Lengser, Masa Jabatan Sisakan Hampir 2 Tahun

Published on

spot_img

TRENGGALEK – Dunia olahraga di Trenggalek dihadapkan dengan ujian besar.

Pasalnya, di tengah prestasi olahraga yang belum membaik, baru-baru ini Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek periode 2024–2028, Nurhadi, resmi mengundurkan diri.

Hal tersebut cukup mengejutkan. Sebab, dalam mengemban amanah di periode kedua ini, masa jabatan Ketua KONI Trenggalek tersebut masih menyisakan hampir 2 tahun.

Surat pengunduran diri itu ditulis pada 1 Agustus 2025 dan sudah disampaikan ke KONI Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek, keputusan mundur tersebut murni alasan pribadi.

Tidak ada masalah internal organisasi maupun pelanggaran yang melatarbelakangi.

“Sebelum mengundurkan diri, ketua (Nurhadi, Red) sudah berkonsultasi dengan bidang organisasi KONI Jawa Timur,” ungkap Ketua Harian/Wakil Ketua I KONI Trenggalek, Adit Suparno, kemarin (10/9).

Baca Juga  RSUD dr Soedomo Cardiology Clinic Overload Forces Patients to Queue Until Midnight

Dari situ, KONI Provinsi Jawa Timur mengapresiasi karena tidak ada pelanggaran atau persoalan dengan KONI Trenggalek.

Alasan pengunduran diri tersebut murni pribadi. Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, ada tiga alasan yang membuat sang ketua memilih lengser.

Pertama, faktor usia yang membuat stamina semakin terbatas.

Kedua, cedera lutut akibat latihan tenis lapangan yang kian terasa setelah gelaran porprov.

Ketiga, kondisi itu membuatnya merasa tidak bisa lagi menjalankan tugas dengan maksimal.

“Dari situ, ketua memilih undur diri karena merasa tidak maksimal lagi. Ini bentuk tanggung jawab dan kesadaran diri dalam membina olahraga di sini (Trenggalek, Red),” katanya.

Meski surat pengunduran diri sudah dilayangkan, penunjukan pelaksana tugas (Plt) Ketua KONI Trenggalek masih menunggu surat keputusan (SK) dari KONI Jawa Timur.

Baca Juga  $1.4 Million Road Upgrade Accelerated Ahead of Eid Travel as Trenggalek Secures Ngetal-Gandusari Route

Sebab, ketika melayangkan surat pengunduran diri tersebut, diberi arahan agar penetapan Plt dilakukan setelah pencairan dana hibah dalam APBD Perubahan 2025.

Rencananya dalam waktu dekat ini yang bersangkutan akan menanyakan ke KONI Jawa Timur soal tindak lanjut surat pengunduran diri.

Sementara untuk Plt ketua, mekanismenya ditujukan ke wakil ketua I. Kalau tidak siap, bisa ke wakil ketua II.

“Kebetulan saya wakil ketua I, insya Allah siap mengemban amanah itu,” terang Adit.

Sang ketua sejatinya baru menjalani hampir dua tahun masa jabatan periode keduanya.

Padahal, sesuai ketentuan, dia seharusnya memimpin hingga Maret 2028.

Pada periode pertama, dia sukses menuntaskan kepemimpinan selama empat tahun penuh tanpa kendala.

Baca Juga  Trenggalek Harus Bisa Jadi Tuan Rumah Jaranan Dunia, Peran Komunitas dan Dukungan Masyarakat Sangat Dibutuhkan

Kini, tongkat estafet kepemimpinan KONI Trenggalek harus segera ditata ulang.

Jika SK dari KONI Jawa Timur sudah turun, Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) berpeluang digelar sebelum Maret 2026 untuk menentukan ketua definitif.

KONI Trenggalek berharap transisi kepemimpinan tidak mengganggu program pembinaan atlet maupun persiapan agenda olahraga mendatang.

Menurut Adit, seluruh pengurus tetap solid dan berkomitmen melanjutkan roda organisasi.

“Yang paling penting, kegiatan pembinaan atlet tetap berjalan. KONI Trenggalek harus tetap profesional meski ada perubahan kepemimpinan,” pungkas purnawirawan perwira polisi tersebut.(jaz/c1)

 

 

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

Sulawesi History: How Ancient Geological Collisions and Early Human Migration Shaped Indonesia’s Most Unique Island

RADAR TULUNGAGUNG - The story of Sulawesi History stretches back more than 200 million...

The Origins of the Dayak Tribe: Tracing the Ancient Roots, Migration, and Cultural Legacy of Borneo’s Indigenous People

RADAR TULUNGAGUNG - The term "Dayak" commonly refers to indigenous communities that live throughout...

Borneo: How the World’s Only Island Shared by Three Countries Came to Be Divided Between Indonesia, Malaysia and Brunei

RADAR TULUNGAGUNG - Borneo, the world’s only island governed by three sovereign nations, remains...