Cegah Polemik Sumbangan Sukarela, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan Baru bagi Sekolah

Published on

spot_img

RADAR TRENGGALEK – Para pengurus komite atau guru di sekolah negeri di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek jangan harap bisa mempermainkan dana sumbangan pendidikan kembali.

Pasalnya, pemkab menerapkan kebijakan pendidikan baru yang mewajibkan sekolah negeri di Trenggalek menerapkan sistem e-Transparansi.

Langkah tersebut ditempuh guna mencegah polemik terkait dana sumbangan sukarela dari wali murid.

Dengan begitu, setiap satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga PAUD, harus melaporkan penggunaan sumbangan sukarela secara terbuka.

Laporan tersebut mencakup baik dana tunai maupun bantuan dalam bentuk barang.

“Bapak/ibu seluruh masyarakat Trenggalek, hari ini (Selasa, 2/9, Red), kami mengumumkan sepakat dengan paket kebijakan pendidikan. Utamanya dalam mendukung terselenggaranya pendidikan yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Baca Juga  Satu Jemaah Haji Pulang Belakangan

Menurutnya, selama ini dana yang dihimpun melalui komite sekolah tidak masuk dalam pemeriksaan internal inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Melalui kebijakan baru ini, transparansi wajib dilakukan agar publik bisa memantau penggunaannya.

“Maka, kami bersepakat untuk melakukan e-Transparansi dana komite kepada publik. Kami telah memanggil dinas pendidikan dan memberi waktu paling lambat dua minggu untuk setiap satuan pendidikan di bawah kewenangan Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Bupati juga membuka ruang bagi sekolah-sekolah di luar kewenangan Pemkab Trenggalek jika ingin ikut menerapkan sistem serupa.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, dinas kominfo diminta mengonsolidasikan seluruh data transparansi sekolah ke dalam satu portal resmi pemkab, bersamaan dengan informasi transparansi APBD yang sudah tersedia.

Baca Juga  Slamet Dituntut Seumur Hidup

Ipin menilai praktik ini akan menjadi budaya baru yang baik dalam pengelolaan pendidikan.

Dengan sistem transparansi, orang tua akan merasa lebih tenang karena dapat mengetahui fasilitas maupun ke
giatan yang dibiayai dari dana sukarela.

“Harapannya bisa menjadi budaya baru yang baik. Sehingga semuanya berjalan dengan baik, wali murid juga tenang menyekolahkan putra-putrinya dan bisa memantau apa saja fasilitas, apa saja kegiatan yang kemudian bisa dinikmati oleh peserta didik,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai mekanisme dana BOS, Ipin menegaskan bahwa dana tersebut sudah memiliki sistem pengawasan tersendiri.

“Kalau dana BOS pemeriksaannya kan sudah ada, sedangkan untuk dana komite karena sukarela menjadikan kita tidak bisa masuk. Jadi, kita fokus di situ,” pungkasnya. (kho/c1/jaz)

Baca Juga  Trenggalek Civil Servants Take Hajj Leave as Government Ensures Public Services Continue

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

An entrepreneur shares 20 tips for traveling for free

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

More like this

Kekeringan Pacitan, YBM BRILiaN BRI Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih ke 7 Titik

PACITAN, – Krisis air bersih akibat musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan....

Sumpah Pemuda dan Krisis Imajinasi Sebuah Bangsa

Oleh: M. Sholichul Umam Ada yang ganjil dari cara kita memperingati Sumpah Pemuda. Setiap Oktober,...

Dari Jualan Sembako hingga Jadi Agen BRILink, Nofiliya Rasakan Manfaatnya di Pasar Legi Blitar

BLITAR – Nofiliya membuktikan bahwa usaha kecil bisa berkembang dengan memanfaatkan peluang yang ada....