Pengalaman Menarik Ekskul Robotik MIN 3 Blitar Buat Robot Sendiri

Published on

spot_img

RADAR BLITAR – Anak-anak MIN 3 Blitar diajak merasakan pengalaman menarik membuat robot sendiri dan pengalaman mengikuti kompetisi ketika bergabung dalam ekstrakurikuler (ekskul) robotik.

Sejak 2019, ekskul ini mampu memberikan pengalaman baru dan mendapatkan respons positif. Bagi anak-anak, ekskul robotik merupakan kegiatan yang menarik dan menyenangkan.

Di madrasah yang dipimpin Kepala MIN 3 Blitar, Sutrisno SAg MM, anggota ekskul ini bisa menuangkan kreativitas dalam bentuk mainan karya mereka sendiri yang berbasis robotik sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan mereka.

Setiap Jumat, anggota ekskul ini mendapatkan bimbingan pelatih Mahmud Zubaidi SPd. Mereka mendapatkan materi seputar pengenalan komponen elektronika, praktik elektronika dasar, dan coding dasar.

Baca Juga  Cerita Menarik Komunitas Makan Gratis Keliling asal Gandusari Blitar: Bagi-bagi Makanan Setiap Jumat Legi

Melalui ekskul ini, mereka mampu mengenal dan menambah pengalaman pada dunia teknologi robotika, melatih mental disiplin dan tanggung jawab.

“Ekskul robotik ini diikuti oleh anak kelas III hingga kelas VI,” jelas Mufida Nurin Febriati SIP, selaku Tim Humas MIN 3 Blitar.

Berbagai prestasi telah diraih tim Robotik MIN 3 Blitar, di antaranya Muhammad Dafi Atha Hea dan Allberto Dicka Putra Arianto, Juara I Soccer 500 gr pada 13th World Robotic For Peace 2024 pada 7-19 Maret 2024 di Saudi Arabia; Atha Kaffa Lutfi Akaha dan Farhan Khairur Rasyid, Juara II Katagori Sumo Junior pada Turnamen Robotik Indonesia yang memperebutkan Piala MPR RI pada 17-19 Mei 2024 di Jakarta; serta Satria Bintang Ramadhan, Juara I Sumo IoT 200g Open Category Kejuaraan Robotika Nasional 2024 pada 9-10 November 2024 di Surabaya.

Baca Juga  Blitar Keeps Non-ASN Teachers in Public Schools Despite New Government Circular

Untuk menampung bakat dan minat siswanya, madrasah yang berada di Desa Mojorejo, Kecamatan Wates, ini memiliki 22 ekskul.

Yakni, pramuka, olimpiade IPA, olimpiade matematika, olimpiade agama, seni baca Quran (SBQ), tahfid, rebana dan drum band, menyanyi, puisi, PMR, pidato bahasa Indonesia dan pildacil, pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, atletik (lari, lompat, lempar), sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, catur, melukis dan kaligrafi, bola voli, robotik, dan tari. (mg4/c1/ynu)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

More like this

Sulawesi History: How Ancient Geological Collisions and Early Human Migration Shaped Indonesia’s Most Unique Island

RADAR TULUNGAGUNG - The story of Sulawesi History stretches back more than 200 million...

The Origins of the Dayak Tribe: Tracing the Ancient Roots, Migration, and Cultural Legacy of Borneo’s Indigenous People

RADAR TULUNGAGUNG - The term "Dayak" commonly refers to indigenous communities that live throughout...

Borneo: How the World’s Only Island Shared by Three Countries Came to Be Divided Between Indonesia, Malaysia and Brunei

RADAR TULUNGAGUNG - Borneo, the world’s only island governed by three sovereign nations, remains...