Mengenal Mayor Arh Yogi Hardi Yudhantio, Putra Tulungagung Yang Jadi Ajudan Kehormatan Presiden Afrika Selatan

Published on

spot_img

TULUNGAGUNG – Putra Tulungagung, Mayor Arh Yogi Hardi Yudhantio, diberi tugas istimewa oleh negara.

Yaitu menjadi ajudan kehormatan Presiden Afrika Selatan (Afsel), Matamela Cyril Ramaphosa, dalam lawatannya ke Indonesia pada Rabu (22/10) lalu.

Anggota Akademi Militer (Akmil) angkatan 2012, Mayor Arh Yogi Hardi Yudhantio ini menerangkan, sebelumnya dia melalui pendidikan militer di sejumlah negara. Mulai dari Australia, Serbia, ⁠Kanada, hingga Pakistan.

Menurut dia, penugasan sebagai ajudan kehormatan bagi tamu negara baginya merupakan tugas penting.

“Dipercaya untuk melaksanakan tugas negara dalam melayani dan mengamankan presiden Afrika Selatan (Afsel), sekaligus mengenalkan Indonesia kepada delegasi asing,” ucap pria yang tinggal di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, ini.

Baca Juga  drh Dhesy Temukan Kebahagian dan Tantangan saat Dedikasikan Diri untuk Dunia Hewan dan Alam

Dia menambahkan, mendampingi presiden Afrika Selatan bukan jadi tugas pertama baginya.

Sebelumnya, Yogi juga ditugaskan sebagai ajudan kehormatan pejabat militer sejumlah negara sahabat.

Itu sebabnya, dia memastikan tidak ada kendala berarti saat dia bertugas pada Rabu lalu.

“Selama pelaksanaan tugas tidak ada kendala. Semua berjalan sesuai dengan protokol kenegaraan,” ucap pria yang bertugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI ini.

Alumnus SMAN 1 Boyolangu ini mengungkapkan bahwa terlibat perbincangan dengan Presiden Ramaphosa bertugas.

Di sana, Ramaphosa menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan jadi mitra strategis bagi Afsel.

“Selain itu, Presiden Afsel sangat mengapresiasi sambutan hangat dari Presiden Prabowo terhadap kedatangan Presiden Afsel beserta delegasi,” kata pria 35 tahun ini.

Baca Juga  Meski Menjadi Disabilitas, Masruri Tetap Semangat Membuat Dekorasi Kesenian hingga Tembus Pasar Sumatra

Untuk itu, dia berpesan agar masyarakat tak mudah  terprovokasi oleh hal-hal yang memecah belah bangsa.

Dia juga menyinggung banyaknya keunggulan Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Mulai dari bonus demografi, sumber daya manusia (SDM), keamanan, hingga keberagaman etnis dan budaya.

“Generasi muda adalah motor dari pembangunan bangsa. Untuk itu, perdalam ilmu pengetahuan. Jauhi hal-hal yang bersifat merusak seperti tawuran, narkoba, dan sebagainya. Manfaatkan teknologi sebaik mungkin dan jangan mudah terpancing isu SARA atau kebencian di media sosial,” ujar Yogi. (*/c1/din)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

More like this

Blitar Opens Elementary School Admissions With 1,708 Seats for 2026 Academic Year

BLITAR - Blitar City Government has started the elementary school admissions process for the...

Blitar University Investigates Sexual Harassment Allegations Involving Lecturer and 10 Victims

BLITAR - A task force at Nahdlatul Ulama University (UNU) Blitar has started investigating sexual...

Firecracker Explosion During Hot Air Balloon Launch Kills Young Man in Blitar

BLITAR - A firecracker explosion during an illegal hot air balloon launch killed one...