RADAR BLITAR – Upaya menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas terus digencarkan Polsek Srengat. Salah satu langkah yang menjadi fokus utama adalah pengaturan lalu lintas Polsek Srengat pada jam-jam sibuk, terutama di pagi hari saat arus kendaraan meningkat tajam. Kegiatan ini dilakukan rutin di sejumlah titik rawan kepadatan seperti depan sekolah, simpang utama, serta jalur penghubung yang dikenal sebagai pusat mobilitas warga.
Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas pengaturan lalu lintas Polsek Srengat semakin ditingkatkan. Langkah ini mendapat respons positif dari warga yang merasakan perubahan signifikan pada kelancaran arus kendaraan. Mereka mengakui, kehadiran petugas setiap pagi membuat jalan lebih tertib, aman, dan mengurangi potensi kecelakaan yang kerap terjadi akibat terburu-buru saat berangkat kerja maupun mengantar anak sekolah.
Pengamanan Pagi Jadi Prioritas
Kapolsek Srengat, Kompol Randhy Irawan, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas Srengat bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, pagi hari adalah jam kritis yang memerlukan pengawasan ekstra. Pada jam-jam tersebut, volume kendaraan meningkat hampir dua kali lipat, sehingga risiko pelanggaran dan kecelakaan relatif lebih tinggi.
“Pengaturan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang akan beraktivitas, baik yang akan masuk kerja, ke kantor, maupun sekolah. Harapannya, perjalanan berjalan aman dan lancar,” tegas Randhy.
Pengaturan dilakukan secara konsisten mulai dari pukul 06.00 hingga aktivitas pagi mulai mereda. Tak jarang, personel harus turun langsung ke tengah jalan untuk mengurai antrean kendaraan yang menumpuk di persimpangan. Beberapa titik bahkan diberi perhatian khusus karena sering menjadi lokasi pelanggaran, seperti pengendara yang menerobos lampu merah atau melawan arus untuk memangkas waktu.
Peran Aktif Petugas di Lapangan
Kegiatan pengaturan lalu lintas Polsek Srengat dilakukan dengan pola penyebaran personel pada beberapa titik strategis. Anggota bertugas melakukan penjagaan, memberikan tanda isyarat, mengatur arah laju kendaraan, hingga membantu pelajar menyeberang jalan. Selain itu, petugas sesekali melakukan teguran humanis terhadap pengendara yang kedapatan melanggar aturan sederhana seperti tidak menyalakan lampu, tidak memakai helm, atau membawa muatan berlebih.
Bagi Polsek Srengat, pendekatan humanis ini menjadi bagian dari strategi membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Petugas tidak hanya hadir untuk mengatur, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin saat berkendara. Melalui sentuhan edukatif ini, diharapkan semakin banyak warga yang memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Respons Positif dari Pengguna Jalan
Sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan dampak positif dari konsistennya pengaturan lalu lintas Polsek Srengat di pagi hari. Arus kendaraan dinilai lebih lancar dan tidak sepadat sebelumnya, sehingga waktu tempuh menuju kantor maupun sekolah menjadi lebih efisien. Bagi para orang tua yang mengantar anak ke sekolah, keberadaan petugas di jalan memberikan rasa aman yang lebih besar.
Para pengendara sepeda motor juga merasa lebih terbantu karena titik rawan yang biasanya macet kini dapat diurai lebih cepat. Bahkan, beberapa warga menyebutkan bahwa angka pelanggaran tampak menurun, terutama di kawasan sekolah yang dulu sering dipenuhi pengendara tidak tertib.
Meningkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Kehadiran petugas di lapangan bukan hanya soal pengamanan dan pengaturan, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kapolsek Srengat menegaskan bahwa ketertiban tidak bisa hanya mengandalkan aparat, melainkan harus tumbuh dari kesadaran tiap individu.
Dengan pengaturan lalu lintas Polsek Srengat yang semakin intens, pihaknya berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam berkendara, mulai dari mematuhi rambu-rambu, menjaga kecepatan, hingga memahami etika berkendara. Jika kesadaran ini tumbuh secara kolektif, tujuan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran akan lebih cepat tercapai.
Ke depan, Polsek Srengat berencana memperluas titik pengaturan dan meningkatkan koordinasi dengan pihak sekolah serta masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi yang lebih kuat, diharapkan wilayah Srengat dapat menjadi zona aman berlalu lintas yang lebih tertib, ramah pengguna jalan, dan minim kecelakaan.

