Fakta “Menyedihkan” Destinasi Wisata Kabupaten Blitar : 10 Pantai Eksotik Terkendala Akses

Published on

spot_img

WONOTIRTORadar Blitar – Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto dikenal memiliki deretan 10 potensi wisata pantai. Satu potensi yang sudah dikelola adalah Pantai Pudak yang memiliki pemandangan memikat wisatawan. Selain hamparan pasir putih yang bersih, juga ada Songgolangit Ocean View Camp di puncak bukit tak jauh dari pantai. Kawasan pantai ini juga sangat cocok digunakan untuk lokasi camping menikmati pemandangan sunrise maupun sunset.

Kepala Desa Ngadipuro, Eko Wahyudi mengungkapkan, kawasan pesisir Desa Ngadipuro memiliki deretan 10 pantai yang memiliki ciri khas tersendiri. Yakni, Benelan, Selokancil, Bakung, Dung Dowo, Pudak, Selodadap, Keben, Wedi Ireng, Princen, dan Jebring. Dari 10 titik potensi wisata yang berdekatan dengan jalur lintas selatan (JLS), untuk saat ini yang sudah dikelola masih kawasan Pantai Pudak yang di-launching pada 1 Januari 2024 lalu. “Untuk sementara ini yang sudah dikelola masih Pantai Pudak. Insya Allah bertahap,” jelasnya.

Baca Juga  Blitar Eid Traffic Control Deploys Three Teams to Ease Congestion on National and Southern Routes

Harapannya deretan potensi pantai lainnya juga bisa dikelola, namun direncanakan secara bertahap. Pasalnya, salah satu yang menjadi kendala adalah akses yang sulit menuju lokasi pantai. Melihat kondisi medan kawasan pesisir, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngadipuro saat ini masih koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, agar bisa membantu menyiapkan akses menuju tempat wisata. Harapanya bisa bersinergi dalam pembangunan wisata, karena wisata bukan hanya untuk desa tapi juga untuk skala kabupaten.

Seperti diketahui, pada Selasa (10/6) lalu, Pantai Pudak juga menjadi tujuan terakhir rangkaian agenda bimbingan teknis (bimtek) sumber daya manusia (SDM) pariwisata bertema Familiarization Trip (Fam Trip) atau Wisata Pengenalan. Selain Pantai Pudak, wisata andalan Kabupaten Blitar yang dikunjungi adalah Perkebunan Teh Sirah Kencong, Warung Bambu Barokah (WBB), dan Kampung Coklat. (ynu)

Baca Juga  Disbudpar Blitar Ungkap Destinasi Wisata Paling Diminati, Ngreco-Lahor Jadi Pilihan Favorit Wisatawan

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

KONI Assets Dispute Emerges as New Blitar Sports Committee Chairman Challenges Handover Decision

BLITAR - A KONI assets dispute has emerged in Blitar City after East Java...

People’s School Program in Blitar Awaits Teacher Guidelines From Central Government

BLITAR - People’s School Program in Blitar City remains in the preparation stage as...

Free Nutritious Meal Program in Blitar Faces Certification Gap as 12 Nutrition Service Units Lack Hygiene Permits

BLITAR - Free Nutritious Meal Program in Blitar City continues to expand, but local...