Disbudpar Blitar Ungkap Destinasi Wisata Paling Diminati, Ngreco-Lahor Jadi Pilihan Favorit Wisatawan

Published on

spot_img

BLITAR – Sektor pariwisata Kabupaten Blitar terus menunjukkan geliat positif sepanjang 2025.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Blitar, jumlah wisatawan yang datang ke berbagai destinasi wisata di wilayah setempat hingga September 2025 mencapai ratusan ribu orang.

Dari seluruh destinasi yang ada, Kawasan Wisata Ngreco/Lahor tercatat sebagai yang paling banyak dikunjungi dengan total 510.359 wisatawan.

Daya tariknya ada pada panorama alam berupa bendungan dan fasilitas yang terus dikembangkan sebagai lokasi pengendara untuk beristirahat.

Kabid Pemasaran Pariwisata Disparbud Kabupaten Blitar, Yanti Sholikah menjelaskan, kawasan Ngreco-Lahor menjadi magnet utama bagi wisatawan karena memiliki kombinasi wisata alam dan buatan yang menarik.

Ngreco-Lahor menjadi destinasi dengan jumlah pengunjung tertinggi hingga triwulan ketiga 2025.

Peringkat kedua ditempati oleh Kampung Coklat dengan 169.381 pengunjung.

“Tempat wisata edukatif dan kuliner ini konsisten menjadi destinasi favorit keluarga,” sambungnya.

Selanjutnya disusul oleh Pantai Serang di posisi ketiga.

Adapun total pengunjung dari wisata tersebut mencapai 124.615 wisatawan yang datang menikmati keindahan pantai selatan Blitar.

Sumur Amber menempati posisi keempat dengan 106.101 kunjungan, disusul Blitar Park di urutan kelima dengan 88.851 pengunjung.

Sementara itu, Perkebunan Teh Sirah Kencong yang menawarkan panorama hijau dan udara sejuk berhasil menarik 74.480 wisatawan, menempati urutan keenam dalam daftar destinasi terpopuler tahun ini.

Destinasi berbasis kegiatan dan event seperti Pendapa Ageng dan Rest Area Hand Asta Sih juga mencatat angka signifikan yakni 70.151 kunjungan.

“Adapun destinasi sejarah unggulan Candi Penataran tetap mempertahankan pesonanya dengan capaian 60.261 wisatawan hingga September 2025,” terangnya.

Sementara itu, dua destinasi lain, Pantai Tambakrejo dan Museum Penataran, turut melengkapi daftar sepuluh besar wisata terpopuler masing-masing dengan 43.796 dan 43.243 pengunjung.

Menurut Yanti, data tersebut menunjukkan bahwa wisata berbasis alam, edukasi, dan budaya masih menjadi daya tarik utama di Kabupaten Blitar.

“Tren positif ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun, sekaligus memperkuat posisi Blitar sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur,” pungkasnya. (kho/c1/ynu)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

An entrepreneur shares 20 tips for traveling for free

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

More like this

BRI Blitar Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Investasi Imbal Hasil Tinggi

BLITAR - Nasabah BRI yang menggunakan layanan digital secara online diingatkan agar tidak mudah...

BRI Talun Dorong UMKM Naik Kelas, Fasiatin Kembangkan Usaha dan Layanan Keuangan

BLITAR - Usaha Fasiatin di Talun, Kabupaten Blitar, berkembang dari aktivitas perdagangan sembako menjadi...

Lemon Casino – Online Casino Recenzje

Lemon Casino - Online Casino Recenzje ...