Jalan Rusak Depan SDN Sukosewu 1 Blitar Dikeluhkan Warga, Berharap Pemerintah Segera Bertindak

Published on

spot_img

BLITAR – Kondisi jalan di depan SDN Sukosewu 1, Kecamatan Gandusari, Blitar, semakin memprihatinkan.

Jalan sepanjang kurang lebih 800 meter itu dipenuhi lubang dan bergelombang.

Saat musim hujan, jalur ini berubah menjadi licin dan sulit dilalui, sedangkan di musim kemarau, debu beterbangan sehingga mengganggu pengguna jalan.

Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi warga maupun orang tua murid, mengingat jalur itu merupakan akses utama menuju sekolah.

Siti Aminah, salah satu wali murid mengaku, sering cemas setiap kali mengantar anaknya ke sekolah.

“Kalau musim hujan jalan licin. Bahaya juga kalau anak-anak jatuh karena ini batu kerikil semua,” ujarnya.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga bisa mengancam keselamatan siswa yang setiap hari melintas.

Baca Juga  Butuh Komunikasi Dua Arah Guru-Murid

Hal senada juga disampaikan Setyo, warga setempat.

Dia menuturkan, jalan tersebut digunakan bukan hanya oleh siswa dan guru, melainkan juga oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke pasar, bekerja di ladang, atau mengangkut hasil pertanian.

“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan jalan ini. Sangat berbahaya kalau dibiarkan terus,” ungkapnya.

Kerusakan jalan di depan SDN Sukosewu 1 sudah cukup lama dirasakan warga.

Mereka khawatir jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan, sehingga akses vital menuju sekolah ini bisa kembali aman dan nyaman dilalui.

Tak hanya di kawasan SDN Sukosewu 1, kerusakan jalan di desa ini juga terjadi di beberapa titik.

Baca Juga  TNI-Community Rice Planting in Blitar Village Boosts Food Security Under TMMD Program

Misalnya, di Dusun Sukoreno, akses yang menghubungkan Desa Sukosewu dengan Dusun Rejokaton, Desa Sumberagung. (mg4/ynu)

Latest articles

popular

Myanmar to host tourism expo at the end of 2018

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Flights to these big cities will be mega cheap in November

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

The Essential Back-to-Work Style Guide for Men

To understand the new politics stance and other pro nationals of recent times, we...

Red is a must-have trend this season and not just for Christmas

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Tulungagung Targets Rp546 Billion Investment as Food and Beverage Sector Leads Growth

TULUNGAGUNG - Tulungagung investment is expected to reach Rp546 billion in 2026, as the...