Pemkot Blitar Tak Segan Kirim PJP Door-to-Door Juga Siapkan Kanal Daring Nontunai untuk Mudahkan Para WP Terkait Pembayaran Pajak

Published on

spot_img

BLITAR- Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melakukan berbagai upaya untuk mengingatkan para wajip pajak (WP).

Apalagi pada September ini merupakan bulan akhir jatuh tempo pembayaran pajak bumi bangunan (PBB).

Tak heran, berbagai upaya digencarkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar untuk memaksimalkan PBB-P2 ini, termasuk melakukan jemput bola dan turun langsung kepada warga yang masih kurang patuh pajak.

Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johannes mengatakan, pihaknya menurunkan Petugas Juru Pungut (PJP) untuk bergerak langsung ke lapangan.

Skema jemput bola ini ditujukan kepada wajib pajak (WP) yang masih menunggak, terutama di wilayah dengan tingkat kepatuhan rendah.

“Kami tugaskan PJP mendatangi rumah-rumah warga. Cara ini sudah terbukti efektif meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, seperti pengalaman di tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya kepada Koran ini kemarin (8/9).

Baca Juga  BMKG Warns of Extreme Weather in East Java, Blitar Listed Among High-Risk Areas

Tidak hanya itu, petugas di lapangan juga didukung perangkat kelurahan dan kecamatan.

Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat proses penagihan sekaligus memastikan penarikan berjalan lebih efektif dan optimal.

“Kami juga kerja sama dengan pihak kelurahan dan kecamatan, agar pajak warga bisa tertangani dengan baik,” tegasnya.

Berdasarkan catatan BPKAD, jumlah wajib pajak di Kota Blitar tercatat sebanyak 53.705.

Namun hingga akhir Agustus masih ada lebih dari 26 ribu WP yang belum menyelesaikan kewajibannya.

Meski begitu, tren pembayaran PBB-P2 biasanya meningkat signifikan menjelang batas waktu.

Selain menugaskan tim PJP, BPKAD juga mengoptimalkan layanan digital untuk mempermudah pembayaran.

Berbagai kanal daring dan opsi non-tunai kini disediakan agar masyarakat lebih praktis dalam melunasi kewajiban.

Baca Juga  Blitar Parking Regulation Reform Awaits Council Approval to Expand Official Parking Zones

“Dengan kombinasi pendekatan langsung dan layanan digital, kami optimistis target penerimaan PBB-P2 tahun 2025 dapat tercapai sepenuhnya,” tambah Widodo.

Percepatan penarikan pajak ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Blitar dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Nantinya, dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (mg2/ady)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

Kekeringan Pacitan, YBM BRILiaN BRI Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih ke 7 Titik

PACITAN, – Krisis air bersih akibat musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan....

Sumpah Pemuda dan Krisis Imajinasi Sebuah Bangsa

Oleh: M. Sholichul Umam Ada yang ganjil dari cara kita memperingati Sumpah Pemuda. Setiap Oktober,...

Dari Jualan Sembako hingga Jadi Agen BRILink, Nofiliya Rasakan Manfaatnya di Pasar Legi Blitar

BLITAR – Nofiliya membuktikan bahwa usaha kecil bisa berkembang dengan memanfaatkan peluang yang ada....