TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung kembali berencana merekayasa lalu lintas (lalin) di wilayah kota. Kali ini titik yang disasar adalah Jalan Ahmad Yani Timur Gang V Tulungagung.
Tingginya volume kendaraan, ditambah kondisi existing ruas jalan yang sempit, jadi latar belakang.
Kabid Lalin Dishub Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto mengungkapkan, koordinas bersama forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) digelar.
Hasilnya disepakati bahwa rekayasa lalu lintas di wilayah kota harus kembali digelar di titik yang dimaksud.
“Yang sekarang itu kan untuk roda empat bisa berjalan dua arah, baik ke arah utara maupun ke arah selatan. Nanti kami rencanakan jadikan satu arah ke selatan aja titik Jadi tidak boleh lagi nanti roda empat berjalan ke utara,” tegasnya.
Kebijakan ini dibuat lantaran hasil asesmen menunjukkan bahwa volume kendaraan, termasuk roda empat, yang melintas di lokasi cukup tinggi. Padahal, luas ruas jalan terbilang sempit.
Ditambah lagi, adanya fasilitas umum seperti halnya lembaga sekolah di Jalan Ahmad Yani Timur Gang V juga jadi pertimbangan lain.
Kondisi itu menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas di jam-jam sibuk.
“Karena roda empat yang dari utara maupun selatan Itu kesulitan untuk berjalan. Nanti untuk kelancaran arus lalu lintas kita rubah menjadi satu arah ke selatan khusus untuk roda empat,” jelasnya.
Hal ini tak berlaku bagi kendaraan roda dua. Artinya, pengendara roda dua tetap diberi akses dua arah di ruas Jalan Ahmad Yani Timur Gang V.
Tapi, tampaknya kebijakan anyar ini belum bisa direalisasi di tahun ini. Musababnya, ada berbagai persiapan lanjutan yang masih harus digelar.
“Rencana kita lengkapi dulu dengan perlengkapan jalan, khususnya rambu-rambu lalu lintas. Nanti kalau misalkan sudah lengkap ya kita mulai sosialisasi. Kemungkinan (mulai diterapkan) awal tahun depan,” sebutnya.
Dia juga menyinggung rencana revitalisasi kawasan perniagaan di sisi barat Stasiun Tulungagung yang juga akan digelar tahun depan. Dinas memastikan siap menyesuaikan dengan rencana tersebut.
“Kalau memang direncanakan itu nanti untuk yang sisi timur digunakan untuk pengembangan, kemungkinan nanti untuk ke depan lalu lintas kita evaluasi kembali bisa satu arah semuanya. Jadi dilihat dulu dari hasil revitalisasi Stasiun Tulungagung,” sebutnya.(dit/din)

