TRENGGALEK – MTsN 2 Trenggalek menggelar Diklat Jurnalistik dengan menggandeng Jawa Pos Radar Trenggalek sebagai mitra pendamping, kemarin (17/9).
Tujuan kegiatan tersebut tak lain untuk membekali tenaga pendidik (tendik) dan siswa dengan keterampilan jurnalistik modern.
Mulai dari penulisan berita, fotografi, hingga pengelolaan website dan layout digital.
Acara yang berlangsung di aula madrasah tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 dan diikuti dengan antusias oleh 55 peserta. Terdiri dari guru serta siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek, M. Nur Ibadi, yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut, sangat memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MTsN 2 Trenggalek dalam menyiapkan generasi muda yang cakap digital.
“Di era informasi yang serbacepat, keterampilan menulis dan mengelola media digital menjadi sangat penting. Saya berharap pelatihan ini melahirkan jurnalis muda yang kreatif dan berintegritas,” ujar M. Nur Ibadi.
Dia juga menegaskan, program ini selaras dengan Instruksi Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2025 tentang peningkatan kualitas pelayanan, sejalan dengan komitmen Kemenag Trenggalek menuju zona integritas.
“Salah satu yang utama adalah meningkatkan tata laksana kehumasan. Humas itu pencatat, pengunggah foto, dan penyaji berita. Ada ilmunya. Karena itu, kegiatan seperti ini akan coba kami dorong di sekolah lain agar layanan Kemenag bisa dipublikasikan lebih baik dan cepat terserap,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Trenggalek, Ahzan Winarto MPd, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama pihaknya mengadakan diklat jurnalistik dengan kolaborasi media massa.
Kolaborasi dengan Jawa Pos Radar Trenggalek diharapkan memberi pengalaman langsung bagi siswa dan guru mengenai standar jurnalistik profesional.
“Dengan begitu, setiap kegiatan MTsN 2 Trenggalek bisa dipublikasikan dengan baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik,” ucap Ahzan.
Pelatihan yang berlangsung sehari penuh itu menghadirkan pemateri dari Jawa Pos Radar Trenggalek.
Materi yang disampaikan meliputi teknik penulisan berita, fotografi jurnalistik, pengelolaan website sekolah, hingga praktik layout digital.
Para peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para jurnalis mengenai praktik kerja di lapangan.
”Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami (MTsN 2 Trenggalek, Red) berharap terbentuk tim jurnalistik sekolah yang solid, mampu mempublikasikan kegiatan madrasah secara kreatif, serta adaptif terhadap perkembangan media digital,“ jelasnya. (gun/c1/jaz)

