STKIP PGRI Trenggalek Kembangkan Biji Durian Jadi Tepung, Bernilai Ekonomis Tinggi dan Lolos Pendanaan Program Kemendikti Saintek

Published on

spot_img

TRENGGALEK– Prestasi membanggakan kembali diraih STKIP PGRI Trenggalek.

Pasalnya setelah resmi lolos pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (DPPM-Ditjen Risbang-Kemdikbud Saintek) tahun 2025 pada skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.

Melalui program tersebut, tim dosen STKIP PGRI Trenggalek berkolaborasi dengan SMPN 1 Pogalan dalam pengembangan inovasi pangan.

Yakni, pemanfaatan biji durian menjadi tepung bernilai ekonomis tinggi.

Program ini berangkat dari potensi besar limbah biji durian yang selama ini kurang dimanfaatkan.

Padahal, biji durian mengandung karbohidrat dan nutrisi yang dapat diolah menjadi tepung alternatif untuk berbagai produk makanan.

Baca Juga  Jalan Veteran Trenggalek Damaged Again Just 20 Days After Repairs Ahead of Eid Homecoming Season

Dengan pendanaan dari DPPM-Ditjen Risbang-Kemdikbud Saintek) tahun 2025, tim PKM akan melakukan serangkaian pengembangan teknologi pengolahan, serta pelatihan kepada guru dan siswa SMPN 1 Pogalan.

Tujuannya untuk menghasilkan tepung biji durian yang higienis, bergizi, dan memiliki nilai jual.

Ketua Tim Peneliti STKIP PGRI Trenggalek, Rohmat Febrianto MPd, menyampaikan bahwa kerja sama dengan sekolah menengah ini tidak hanya mendorong inovasi pangan lokal.

Namun, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan berbasis kewirausahaan bagi siswa SMP.

“Kami ingin mengedukasi generasi muda agar peka terhadap potensi lingkungan sekitar dan mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pogalan, Lilis Ratnawati, sangat menyambut baik kolaborasi tersebut.

Baca Juga  Damaged Village Road in Trenggalek Sparks Safety Concerns Among Watulimo Residents

Dia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengajak siswa untuk kreatif, mandiri, dan berwawasan lingkungan.

Dengan lolosnya pendanaan tersebut, STKIP PGRI Trenggalek dan SMPN 1 Pogalan optimistis biji durian yang diolah menjadi tepung dapat menjadi produk unggulan daerah.

“Semoga saja upaya kerja sama kami ini bisa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Trenggalek dan sekitarnya,” jelasnya. (gun/c1/jaz)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

Literacy Drive in Tulungagung Expands as Public Library Offers More Than 861,000 Book Collections

TULUNGAGUNG - Literacy drive efforts in Tulungagung continue to expand as the local library agency...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

More like this

Homo Erectus Fossils in Java Challenge Long-Held Human Evolution Theories, Highlighting Indonesia’s Global Scientific Importance

RADAR TULUNGAGUNG - The discovery of Homo erectus fossils estimated to be 1.8 million years...

Bubat War Controversy: Did the Majapahit-Sunda Tragedy Really Happen or Is It a Historical Myth?

RADAR TULUNGAGUNG - The Bubat War remains one of the most controversial episodes in...

B.J. Habibie Legacy: How Indonesia’s Engineer-President Rescued a Nation and Laid the Foundations of Reform

RADAR TULUNGAGUNG - The legacy of B.J. Habibie continues to shape modern Indonesia decades after...