DPRD Ingatkan Parkir Berlangganan Harus Sesuai Aturan

Published on

spot_img

KOTA, Radar Tulungagung – Rencana kembali menerapkan parkir berlangganan disetujui oleh DPRD Tulungagung. Meski begitu, jajaran dewan tetap memberi catatan untuk memastikan tak terjadi kebocoran anggaran atau praktik-praktik ilegal di lapangan.

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono mengatakan, catatan atas rencana untuk kembali menerapkan parkir berlangganan sudah disampaikan secara lisan maupun tulisan kepada jajaran Pemkab Tulungagung.

Ada berbagai poin yang disampaikan. Mulai dari faktor-faktor teknis hingga nonteknis yang berkenaan dengan rencana parkir berlangganan.

“Suatu misal kalau nanti kita menerapkan parkir berlangganan, sistem rekrutmennya juru parkir harus jelas. Zona yang ditempatkan juga harus jelas,” ungkapnya.

Lalu, dia juga mendorong pemkab agar membuat rambu khusus di titik-titik yang dipilih sebagai lokasi penerapan parkir berlangganan. “Mungkin zona parkir berlangganan di mana. Makanya, regulasi dan variabel indikatornya harus terpenuhi,” sebutnya.

Politikus PDIP ini juga menegaskan, pemkab perlu memastikan penerapan parkir berlangganan kali ini bebas dari praktik juru parkir (jukir) nakal.

Artinya, mereka yang ngotot menarik retribusi di lokasi parkir berlangganan wajib ditindak. Sebab, hal ini yang juga jadi sorotan dalam penerapan parkir berlangganan pada 2023 lalu.

“Bahkan mungkin seragamnya nanti ada kode khusus bahwa ini parkir yang memang dikendalikan oleh pemerintah, agar nanti tidak terjadi pelaksanaan parkir liar,” tegas Marsono.

DPRD juga berencana menggelar pertemuan dengan Pemkab Tulungagung dalam beberapa waktu ke depan. Tujuannya untuk membahas teknis tata kelola tenaga jukir.

“Kita sampaikan, kita perlu tindak lanjut diskusi-konsolidasi (terkait) jukir atau yang mengelola secara keseluruhan. Kita lakukan secara bersama. Dewan juga tahu potensinya bagaimana,” akunya.

Menurut dia, hal ini penting untuk dilakukan, mengingat pemerintah memproyeksikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir tepi jalan umum.

“Dalam rangka menggali potensi itu agar bisa maksimal, tidak terjadi kebocoran, dan kemanfaatan serta peruntukan dana juga jelas,” ujarnya.

Disinggung soal rencana inspeksi mendadak (sidak) begitu parkir berlangganan diterapkan, dia mengaku hal itu jadi salah satu opsi untuk dilakukan.

Tapi, sebelumnya, dewan perlu menilik seberapa jauh efektivitas kebijakan baru ini saat diterapkan pada September mendatang. “Kan tupoksinya dewan kontrol, bujeting, dan legislatif. Dan sidak itu bagian dari itu. Ya nanti suatu saat kita sidak. Atau juga boleh jadi pimpinan sidak secara kepentingan dan kebutuhan mendesak (atau) karena dipandang perlu,” pungkasnya. (dit/c1/din)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

An entrepreneur shares 20 tips for traveling for free

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

BRI Blitar Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Investasi Imbal Hasil Tinggi

BLITAR - Nasabah BRI yang menggunakan layanan digital secara online diingatkan agar tidak mudah...

BRI Talun Dorong UMKM Naik Kelas, Fasiatin Kembangkan Usaha dan Layanan Keuangan

BLITAR - Usaha Fasiatin di Talun, Kabupaten Blitar, berkembang dari aktivitas perdagangan sembako menjadi...

Lemon Casino – Online Casino Recenzje

Lemon Casino - Online Casino Recenzje ...