BLITAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berencana menggelar kegiatan car free day (CFD) di Jalan Kusuma Bangsa atau depan Kantor Bupati Blitar pada Minggu (2/11/2025) ini.
Kegiatan ini bakal menjadi agenda rutin mingguan yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga untuk menggeliatkan sektor ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus mengatakan, pelaksanaan perdana CFD akan dilakukan pada akhir pekan ini.
Launching CFD tersebut sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan Hari Korpri dengan kegiatan utama berupa jalan sehat yang melibatkan berbagai pihak.
“Ini rencana memang ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkolaborasi untuk mengadakan CFD. Nanti akan dilaksanakan di sepanjang jalan depan Kantor Bupati Blitar,” ujar Anin, sapaan akrabnya.
Dia melanjutkan, CFD tersebut akan digelar setiap minggu, dengan harapan dapat menjadi ruang rekreasi masyarakat sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Kegiatan ini tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Tentu sepanjang jalan depan Kantor Bupati Blitar nanti dibuat lapak-lapak UMKM.
Dispora menggandeng dinas koperasi dan disperindag untuk menyiapkan stan-stan UMKM lokal.
Produk yang akan dijajakan meliputi kuliner, kriya, hingga produk kreatif khas Blitar.
Dengan begitu, selain menjadi ruang olahraga, kegiatan CFD juga diharapkan dapat menarik minat warga untuk berbelanja dan memperkuat ekonomi pelaku usaha kecil.
“Tujuannya supaya ekonomi menengah terutama sektor usaha kecil ikut menggeliat. Masyarakat bisa olahraga sambil berbelanja produk lokal,” tuturnya.
Untuk lokasi, jalan yang akan digunakan dimulai dari simpang empat Kanigoro hingga ujung kompleks Kantor Bupati Blitar.
Tak hanya di Kanigoro, kegiatan serupa rencananya juga dikembangkan di tiga titik lain yakni Wlingi, Nglegok, dan Srengat.
Namun, pelaksanaan di wilayah lain masih bersifat uji coba dan akan direalisasikan jika CFD perdana berjalan sukses.
“Kalau nanti pelaksanaan di Kanigoro berhasil, kami replikasi di tiga kecamatan lain. Tapi sementara fokus dulu di Kanigoro. Kalau tidak ada perubahan, peluncuran akan tetap dilaksanakan 2 November. Tapi, kami tetap menunggu konfirmasi jadwal dari pimpinan daerah,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

