Perjuangan Tim Pelestari Penyu Galur Pakis Tulungagung Amankan Telur dari Predator

Published on

spot_img

TULUNGAGUNG – Perjuangan Pokdarwis Pantai Sanggar Tulungagung untuk menyelamatkan penyu memang tidak diragukan lagi.

Meskipun tahun ini siklus bertelur penyu mundur, mereka tetap berusaha mengamankan telur sebesar bola pingpong itu dari ancaman predator.

Malam semakin sunyi ketika kaki Lego Riyanto dan kawan-kawannya melangkah masuk area Pantai Sanggar di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung.

Dinginnnya angin malam tak menyurutkan langkah.

Bagi yang kurang paham pasti mengira mereka hendak melakukan akivitas ritual atau memancing ikan. Tapi benarkah demikian?

Usut punya usut, mereka sedang memantau aktivitas penyu yang biasa bertelur di pantai di bibir Samudra Hindia itu.

Mereka sembari mencari keberadaan sarang pasir yang digunakan penyu untuk mengubur telur.

Baca Juga  Lapisan Aspal JLS Lot 6 Tulungagung-Trenggalek Rusak Akibat Perubahan Geomorfologi Tanah

Bahkan, kegiatan itu berlanjut keesokan harinya.

“Tahun ini sedang ada anomali. Biasanya penyu bertelur Agustus, namun mundur hingga akhir September,” kata Lego kepada Koran ini.

Ya, Lego dan kawan-kawannya dengan kerelaan hati menjadi juru selamat telur-telur penyu.

Tanpa bantuan dari pihak mana pun atau secara swadaya, mereka menjelajah setiap jengkal pantai di desa tersebut untuk mencari sarang yang dipenuhi telur hewan penjelajah lautan ini.

“Kami memang bisa dikatakan sebagai sukarelawan untuk penyelamatan telur penyu. Pada tahun ini terhitung 10 tahun sudah kami melakukan aktivitas ini,” ungkapnya.

Pria tersebut mengaku bahwa dia dan rekan-rekannya memang bergerak sesuai kemampuan diri.

Semua tidak lepas dari kebutuhan duit untuk membeli BBM saat hendak menuju lokasi yang kebetulan letaknya cukup jauh.

Baca Juga  Tulungagung Hajj Pilgrims Face Tight Health Monitoring as 365 Classified High Risk

“Kami bergerak secara swadaya karena bantuan terhitung minim untuk mendukung aktivitas ini,” tambahnya.

Kendati demikian, melihat telur penyu dalam kondisi selamat memberi kebahagiaan tersendiri bagi Lego.

Terlebih sejak seminggu yang lalu kelompoknya mampu mengumpulkan sekitar 165 butir telur penyu yang mayoritas dari jenis penyu hijau.

Telur-telur tersebut pun langsung diambil untuk dibawa ke lokasi penangkaran yang sudah tersedia.

Jika tetap dibiarkan, benda mirip bola pingpong ini rawan jadi makanan predator.

“Makanya begitu melihat ada jejak penyu bertelur di pasir langsung kami gali. Karena telur penyu merupakan makanan favorit predator, khususnya biawak,” tuturnya.

Siklus penyu bertelur tahun ini memang membuat anggota Pokdarwis Galur Pakis agak kebingungan.

Baca Juga  Tulungagung Police Confirm Elderly Woman’s Death Was Suicide After Bullying-Linked Depression

Mereka menduga ada banyak hal yang memicu penyu enggan segera menepi ke pantai untuk bertelur.

Entah perubahan cuaca, iklim, dan lain sebagainya.

“Yang terpenting anak cucu kita kelak tetap bisa melihat hewan prasejarah ini,” tandasnya. (*/c1/din)

Latest articles

popular

Young Farmers in Tulungagung Remain Below 10 Percent as Regeneration Challenge Grows

TULUNGAGUNG - Young farmers in Tulungagung still account for less than 10 percent of the...

13th Salary for Indonesian Civil Servant Retirees Set to Be Paid in June 2026 After PMK No. 13/2026 Issued

RADAR TULUNGAGUNG - The Indonesian government has confirmed that the 13th salary for Indonesian...

Eid Traffic Preparations Begin in Trenggalek as Officials Repair Signals and Deploy Road Teams

TRENGGALEK - The Trenggalek administration has stepped up Eid traffic preparations before this year’s...

The bond market is even bigger than the stock market

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

How should I prepare financially to launch my own business?

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia,...

More like this

Kekeringan Pacitan, YBM BRILiaN BRI Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih ke 7 Titik

PACITAN, – Krisis air bersih akibat musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan....

Sumpah Pemuda dan Krisis Imajinasi Sebuah Bangsa

Oleh: M. Sholichul Umam Ada yang ganjil dari cara kita memperingati Sumpah Pemuda. Setiap Oktober,...

Dari Jualan Sembako hingga Jadi Agen BRILink, Nofiliya Rasakan Manfaatnya di Pasar Legi Blitar

BLITAR – Nofiliya membuktikan bahwa usaha kecil bisa berkembang dengan memanfaatkan peluang yang ada....